Banyuwangi - Pantai Pulau
Merah yang terletak di Banyuwangi provinsi
Jawa Timur mungkin masih terdengar asing bagi wisatawan
domestik. Popularitasnya mungkin saja tidak terkenal seperti kawasan wisata
kota lain. Akan tetapi, pantai unik ini begitu populer di kalangan masyarakat Banyuwangi, karena memiliki ciri khas lain yaitu adanya sebuah bukit setinggi 200 meter dan
berwarna kemerahan yang terletak tidak jauh dari bibir pantai. Alasan inilah yang menyebabkan pantai ini
dikenal sebagai Pantai Pulau Merah. Pengunjung dapat menaiki bukit tersebut
pada saat air laut sedang surut. Selain itu, terdapat bebatuan karang yang
berada di sekitar bukit kecil ini. Pantai ini disukai sebagai salah satu destinasi
wisata keluarga yang menarik, juga merupakan tempat favorit untuk menikmati
senja dan angin khas pantai, berfoto, bermain pasir, berjemur, dan sebagainya. Pantai Pulau
Merah juga memiliki hamparan pasir berwarna Putih agak kecoklatan mirip dengan Pantai Kuta di
Bali. Tarif
masuk ke lokasi pantai pengunjung cukup membayar biaya tiket masuk Pantai Pulau Merah sebesar
Rp.5000,- per orang.
Koran Lokal dari Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2012 Kelas B
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
08 December 2015
POTENSI KAMPUNG COKLAT SEBAGAI WISATA EDUKASI DI BLITAR
Blitar adalah daerah penghasil coklat
terbesar di Jawa Timur, tidak heran apabila banyak penduduk Blitar menanam Kakao sebagai matapencaharian
tambahan. Lebih tepatnya di Jalan Banteng-Blorok No.18 RT.01/RW.06, desa
Plosorejo, kecamatan Kademangan, kabupaten Blitar. Di sini terdapat kebun Kakao yang dijadikan
Wisata Edukasi oleh pemiliknya. Tidak hanya pohon Kakao yang telah tumbuh,
tetapi pengunjung juga dapat membeli bibit Kakao.
Wisata Edukasi
Kampung Coklat menyediakan berbagai olahan coklat batangan, bubuk, serta
makanan terbuat dari coklat. Pengunjung juga dapat belajar cara membuat coklat
sampai pada pengemasan coklat. Tiket masuk yang ditawarkan oleh pemilik objek
wisata hanya 5000 rupiah. Untuk paket belajar membuat olahan coklat pengunjung
dikenakan tarif tersendiri mulai 15.000 – 35.000 rupiah. Coklat di sini sangat dijamin
kualitasnya, tidak heran banyak pengunjung dari luar kota Blitar datang.
Makanan
yang paling diminati oleh masyarakat
ialah Mie Coklat, mie yang terbuat dari coklat cukup menarik
perhatian. Tidak hanya Mie
Coklat, camilan lainnya
yaitu Gambir Coklat, Minuman Coklat, Ice
Cream Coklat, Nasi Coklat, dll. Di Kampung Coklat terdapat galeri coklat yang tak kalah
ramai dengan menyediakan Dodol
Coklat, Jenang Coklat, Aneka Coklat Batang dan Permen, Stick Coklat, Bubuk Coklat,
dll. Harga camilan mulai dari 5.000
– 30.000 rupiah. Untuk coklat batangan dengan takaran coklat dengan harga di atas 50.000 rupiah. Tempat ini sangat ramai pengunjung, dan pengunjung tidak lupa membeli
oleh-oleh khas Coklat.
Wisata Kampung
Coklat buka setiap senin – minggu mulai jam 09.00 sampai 17.00 WIB. Di sini tidak pernah sepi
pengunjung, di hari
kerja paling dominan pengunjung dari siswa-siswi TK, SD,
dan SMP untuk belajar membuat olahan coklat. Di sini mereka belajar
memilih Kakao yang baik,
pengolahan sampai menjadi coklat batangan. Tidak hanya itu, di sini juga menyediakan
bibit Kakao yang siap tanam
maupun masih penyemian. Di halaman tepatnya depan loket masuk, tersedia tempat
pengeringan Kakao
serta karung Kakao
yang siap kirim ataupun diolah. Mereka yang belajar di Kampung Coklat tidak
hanya diajarkan cara membuat dan menanam coklat, melaikan cara menghias coklat
yang lucu dan menarik. Produk olahan coklat di Wisata Kampung Coklat telah
mendapat izin dari Dinas Kesehatan kabupaten Blitar. Sehingga coklat terjamin
mutu dan kualitasnya. Dengan harga yang sesuai dengan kualitasnya pengunjung
dapat merasakan fasilitas yang diberikan.
Lahan Kampung Coklat berupa kebun Coklat dengan tambahan
meja kursi serta tempat bersantai
ini ialah salah satu wisata
baru di kota Blitar. Terdapat kolam kecil sebagai terapi Ikan bagi pengunjung
dengan membayar 5.000
rupiah. Di sisi
Timur terdapat halaman live music serta ruang rapat keluarga
dan bersantai. Menurut salah satu pengunjung ibu
Mujiatin, “kebun coklat ini seperti kebun di belakang rumah saya, tetapi pemilik kebun kreatif dapat mengolah
kebun sedemikian rupa menjadi objek wisata edukasi yang menarik untuk
bersantai”. (mee)
MENIKMATI PANORAMA DI COBAN TUNDO
Malang – Tempat wisata Air Terjun Coban Tundo
terletak di Desa Sidoasri,
Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Nama Coban Tundo sendiri ialah sebutan yang diberikan oleh warga setempat. Air terjun ini belum
diresmikan oleh pihak setempat maupun PEMKAB (Pemerintah Kabupaten) Malang. Harga tiket untuk
pengunjung belum ditentukan, hanya membayar jasa penitipan kendaraan pada warga
setempat seikhlasnya.
Perjalanan menuju Air Terjun Coban Tundo menempuh waktu
sekitar 3-4 jam dari Malang Kota. Lamanya jalan yang ditempuh disebabkan akses jalan dari Desa Sumbermanjing
kurang baik. Masuk ke daerah Sidoasri jalur menuju tempat wisata Coban Tundo
melewati sawah kemudian hanya ada satu sisi jalan setapak, jalannya cukup untuk
dilewati kendaraan roda dua atau pejalan kaki. Jalan bebatuan membuat perjalan
ke Coban Tundo menjadi terhambat.
WISATA PETIK STRAWBERRY
BATU-
Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Kebun Strawberry milik Bapak Nursaid menjadi salah
satu tempat wisata petik Strawberry
yang sudah berjalan kurang lebih
7
tahun. “Kebun Strawberry
yang ditanam di tiga lokasi menjadi tempat wisata yang menjanjikan untuk saya”,
ujar Bapak Nursaid. Berbeda
dengan tempat wisata petik Strawberry
yang lain, di desa Pandanrejo memakai cara menanam di tempat lapang yang luas
dengan sistem polybag. Pengunjung
wisata lebih didominasi oleh anak-anak sekolah, namun tempat wisata ini tak ada
batasan khusus untuk pengunjung. Tidak hanya sebagai sarana petik Strawberry, para
pengunjung dapat memperoleh pengetahuan tentang bagaimana cara menanam,
mengenal ciri-ciri buah yang siap petik, dan memetik buah Strawberry dengan benar.
Dengan biaya masuk perorang Rp. 35.000, pengunjung dapat memetik sesuka hati dan
membawa beberapa oleh-oleh yang juga diproduksi oleh Bapak Nursaid.
Subscribe to:
Posts (Atom)



