“Pemuda Menggugat” , ruang sidang lantai 4 FKIP
(Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan), menjadi saksi diadakannya dialog
sumpah pemuda. Dialog gerakan sumpah pemuda diadakan oleh BEM UMM (Badan
Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang). Hal ini dilakukan untuk
memperingati hari sumpah pemuda dan untuk menumbuhkan semangat pemuda khususnya
mahasiswa. Acara tersebut juga dihadiri oleh Syahrir Mustofa selaku Wapres
(Wakil Presiden) BEM UMM. Selain itu, dihadiri oleh Bapak Lutfi Gunawan (Dosen
FISIP) sebagai pemateri.
Koran Lokal dari Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2012 Kelas B
Daftar Berita
- Budaya (3)
- Ekonomi (5)
- Kesehatan (4)
- Komunitas (6)
- Kuliner (4)
- Olahraga (5)
- Pariwisata (4)
- Pendidikan (6)
- Politik (4)
CakrawalaPost Versi cetak
Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts
08 December 2015
PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR DIRIKAN GEDUNG AMPLI TEATER GUNA PERTAHANKAN KEARIFAN LOKAL
Blitar
– Pemerintah Kabupaten Blitar mendirikan Ampli Teater. Ampli Teater ini ialah
gedung khusus sebagai penunjang mempertahankan kearifan lokal. Latar belakang
pembangunan Gedung Ampli Teater sebagai alat untuk melestarikan budaya
masyarakat Blitar, selain itu juga guna menumbuhkan kreativitas pemuda-pemudi di
Blitar. Lokasi Gedung Ampli Teater terletak di kawasan Candi Penataran
kecamatan Penataran Kabupaten Blitar.
BEM UMM TAMPUNG ASPIRASI MAHASISWA
UMM- memperingati hari sumpah pemuda, Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Malang, mengadakan dialog
gerakan sumpah pemuda yang berjudul “Pemuda Menggugat”. Kegiatan tersebut
dilaksanakan di ruang Student Center
(ruang sidang) lantai 4. Acara tersebut dihadiri oleh Syahrir Mustafa selaku
Wapres (Wakil Presiden) BEM UMM, Dosen FISIP Bapak Lutfi Yahyadi Gunawan beserta
pihak Kastratsospol UMM. Dialog tersebut akan membahas dua permasalahan pokok
bagi mahasiswa, yakni masalah infrastrukur dan nasib mahasiswa cadangan hendak
dibawa ke mana.
MAHASISWA KELUHKAN INFRASTRUKTUR KAMPUS
UMM
- Infrastruktur kampus Universitas Muhammadiyah Malang kurang memadai, baik
ruang kelas maupun area parkir mahasiswa. Setiap tahun ruang kelas dan area
parkir semakin terbatas. Hal ini disebabkan Out
Put dan In Put mahasiswa
berbanding terbalik. Tanpa disadari sebagian besar mahasiswa kesulitan untuk
mencari ruang kelas. Kesulitan ini terjadi jika ada penggantian perkuliahan
atau adanya perkuliahan tambahan secara mendadak. Hal ini disebabkan oleh out put dan in put mahasiswa yang kurang seimbang. Selain itu, kenyamanan
fasilitas juga masih minim untuk mahasiswa.
Subscribe to:
Posts (Atom)



